Showing posts with label Gaza. Show all posts
Showing posts with label Gaza. Show all posts

Thursday, August 22, 2013

PM Gaza: Penyeberangan Gaza Akan Dibuka Mesir Sabtu ini

Penyeberangan Gaza
Penyeberangan Gaza

BERITA TERKINI, GAZA CITY, WILAYAH PALESTINA -- Mesir berencana akan membuka kembali penyeberangan perbatasan Rafah, kata seorang pejabat Hamas, Kamis (22/8), sepekan setelah Kairo menutup satu-satunya lintas darat Jalur Gaza yang tidak melewati Israel.

"Rafah akan dibuka kembali Sabtu ini selama empat jam sehari, untuk kasus kemanusiaan dan warga Palestina dengan kebangsaan asing," kata Maher Abu Sabha, direktur jenderal perbatasan bagi pemerintah Hamas, dalam sebuah pernyataan.

Mesir telah menutup "tanpa batas" Rafah dari yang kantung pesisir yang diperintah Hamas pada 15 Agustus, karena alasan keamanan di balik gerakan sehari setelah kekerasan mematikan secara nasional. Penutupan tersebut telah menyebabkan ratusan warga Palestina terdampar di kedua sisi.

Hamas mengatakan, keputusan Mesir dilakukan setelah adsa tekanan dari Perdana Menteri Gaza Ismail Haniya dan kementerian luar negeri pemerintahannya.

Pada Sabtu, Mesir telah membuka kembali Rafah untuk memungkinkan ke wilayahnya satu bus bermuatan penuh warga Palestina dengan paspor internasional dan orang-orang yang membutuhkan perawatan medis.

Hamas bersekutu dengan Ikhwanul Muslimin Presiden Mesir terguling Muhammad Mursi.

Sumber: Republika Online

Wednesday, July 24, 2013

Israel Selatan Kena Hantaman Dua Roket Gaza

roket
roket

BERITA TERKINI, YERUSALEM -- Dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam Israel selatan. Kepolisian setempat melaporkan dua roket tersebut tidak menimbulkan kerusakan atau korban.

"Roket-roket itu mendarat di daerah Eshkol," kata Luba Samri, Rabu (24/7) waktu setempat.
Sebuah roket menghantam daerah yang sama pada Ahad (21/7) lalu, dan dua lagi mendarat di Israel selatan pada Kamis pekan lalu, namun tidak ada korban atau kerusakan.

Insiden saling serang terakhir antara Israel dan pejuang Gaza terjadi pada 25 Juni lalu, ketika kelompok Jihad Islam menembakkan lima roket ke Israel yang dibalas dengan gempuran udara ke Gaza.

Hamas bertanggung jawab memastikan bahwa kelompok-kelompok pejuang Palestina menghormati ketentuan gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang mengakhiri konfrontasi besar delapan hari dengan Israel tahun lalu.

Israel dan kelompok pejuang Hamas yang menguasai Jalur Gaza terlibat dalam perang delapan hari pada November yang menewaskan 177 orang Palestina, termasuk lebih dari 100 warga sipil, serta enam orang Israel.

Kekerasan itu meletus pada 14 November dengan pembunuhan komandan militer Hamas Ahmed Jaabari oleh Israel.

Selama operasi delapan hari itu, militer Israel menyatakan telah menghantam lebih dari 1.500 sasaran, sementara pejuang Gaza menembakkan 1.354 roket ke Israel, 421 diantaranya disergap oleh sistem anti-rudal Iron Dome.

Sumber: Republika Online

Tuesday, July 16, 2013

Militer Mesir Tutup Terowongan Gaza-Mesir, Harga Barang Gaza Naik Drastis

Warga Palestina membangun kembali terowongan yang hancur di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Jalur Gaza, Palestina.
Warga Palestina membangun kembali terowongan yang hancur di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Jalur Gaza, Palestina.

BERITA TERKINI, GAZA -- Hampir seluruh terowongan sementara ditutup militer Mesir setelah kudeta militer terhadap Presiden Mesir, Muhammad Mursi, pada Rabu (3/7). Demikian hasil investigasi tim Mi'raj News Agency di Jalur Gaza melaporkan,

"Bahkan, separuhnya dihancurkan dan diurug tentara Mesir," ujar Ketua Tim pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Edy Abu Fikri.
Penutupan terowongan mengakibatkan pasokan bahan makanan, obat-obatan, bahan bakar dan barang lainnya dari Mesir kosong.

Dampaknya, harga barang naik tak terkendali. Semen yang biasanya dikirim melalui terowongan sejumlah dua ribu hingga tiga ribu ton per hari itu kini hanya ada empat ton. ''Itu pun tidak tiap hari,'' ujar Edy.

"Harga juga ikut naik hampir 300 persen. Semen yang semula 400 sheikel (sekitar 1,1 juta rupiah) sekarang menjadi 1.000 sheikel (2,7 juta rupiah)," ungkapnya.

Perbatasan Rafah pun ditutup dari dua arah dengan penjagaan militer berlapis-lapis. Dari Mesir tidak boleh masuk ke Jalur Gaza dan sebaliknya dari Jalur Gaza tidak boleh ke Mesir.

Palestina Information Centre melaporkan anggota biro politik Hamas, Mousa Abu Marzouq, bersama keluarganya tengah berada di Kairo dalam melakukan kontak dengan para pejabat intelijen Mesir guna membahas masalah Rafah dan isu lainnya. 

Sumber: Republika Online

Monday, June 24, 2013

Penduduk Gaza Rayakan Kemenangan Juara Arab Idol

Mohammed Assaf
Mohammed Assaf

POHUWATO ONLINE, KOTA GAZA -- Puluhan ribu warga Palestina turun ke jalan pada akhir pekan lalu untuk merayakan kemenangan Mohammed Assaf, pemuda Palestina dari Jalur Gaza, dalam ajang kompetisi Arab Idol di Lebanon.

Penggemarnya mengungkapkan kebahagiaan dan kegembiraan mereka, setelah Mohammed Assaf dinyatakan sebagai pemenang program tersebut --yang ditayangkan Stasiun TV Satelit Arab Saudi, MBC.

Mohammed Assaf, yang sampai ke final Arab Idol bersama dua penyanyi lain --perempuan muda Suriah dan seorang penyanyi Mesir-- terlihat di layar kaca sangat gembira. "Aku persembahkan apa yang aku lakukan sebagai hadiah buat rakyat Palestina, buat syuhada yang gugur saat berjuang, buat tahanan di dalam jeruji besi dan buat orang Palestina yang cedera," kata Mohammed Assaf setelah ia meraih kemenangan.

"Aku berterima kasih kepada semua penggemar yang mendukungku dan membantu aku sampai ke posisi ini."

Para penggemar Mohammed Assaf segera memenuhi jalan di seluruh Jalur Gaza setelah idola mereka menduduki puncak acara pencari bakat tersebut. Mereka berpawai, sambil mengangkat tinggi-tinggi foto Mohammed Assaf, berteriak serta bernyanyi untuknya.

Di Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan, penggemar Mohammed Assaf melambaikan syal nasional Palestina --yang dikenal sebagai Kafiye, serta gambar idola mereka. Perayaan serupa juga terjadi di berbagai kota besar dan kecil Tepi Barat, tempat kaum muda melempar petasan ke udara.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di dalam satu pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Palestina, Wafa, mengatakan, "(Mohamed) Assaf adalah kebanggaan dan kemenangan rakyat kita ke arah berdirinya Negara Palestina Merdeka."

Abbas bahkan menawarkan Mohammed Assaf menjadi Duta Besar Muhibah dengan semua ciri khas diplomatiknya. Beberapa pejabat senior Palestina, termasuk putra sulung Abbas, menghadiri acara final Arab Idol tersebut.

Segera setelah ia menerima penghargaan, Mohammed Assaf mengucapkan terima kasih kepada Presiden Abbas dan rakyat Palestina karena memberinya kepercayaan mereka. Lembaga PBB bagi Pekerjaan dan Bantuan (UNRWA) juga telah memutuskan untuk menawarkan kepada Mohamed Assaf posisi Duta Besar Muhibah.

Mohammed Assaf (23), dari kamp pengungsi Kamp Younis di bagian selatan Jalur Gaza, menjadi terkenal setelah ia mengikuti program Arab Idol -- yang diadopsi dari ajang pencarian bakat American Idol, tempat penyanyi muda dari seluruh dunia berlomba untuk memperebutkan posisi nomor satu. Ia pergi ke Beirut, Lebanon, setelah tiba di Ibu Kota Mesir, Kairo, dari Jalur Gaza empat bulan sebelumnya.

Sumber: Republika Online

Sunday, June 23, 2013

Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

Jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza
Jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza

POHUWATO ONLINE, JALUR GAZA -- Jet tempur Israel menyerang target di Jalur Gaza. Ini setelah rudal ditembakkan ke Israel selatan pada Ahad malam. BBC melaporkan sedikitnya enam roket ditembakkan dari utara Gaza. Namun tidak ada kerusakan atau korban terluka dilaporkan. Beberapa jam kemudian, jet tempur Israel menghantam target Hamas.

Alasan peluncuran rudal belum jelas. Namun sumber mengatakan ketegangan di Gaza dipicu kematian pemimpin Jihad Islam karena dibunuh polisi Hamas. Raed Qassim Jundeyeih meninggal setelah tertembak dalam baku tembak yang melibatkan polisi dan keluarganya. Dalam laporan yang belum dikonfirmasi dia adalah komandan sayap pasukan militan, Al-Quds.

Serangan rudal terjadi setelah situasi cenderung tenang. Sirene dibunyikan di sejumlah wilayah di Israel selatan. Media Israel melaporkan dua rudal, yang diyakini sebagai roket Grad terdeteksi sistem Iron Dome di wilayah Ashkelon.

Israel meluncurkan serangan untuk membalas rudal tersebut pada Senin (24/6) dini hari waktu setempat. Tiga tempat menjadi sasaran tersebut. Belum ada laporan mengenai penyebab serangan tersebut.

Sumber: Republika Online