Showing posts with label Palestina. Show all posts
Showing posts with label Palestina. Show all posts

Tuesday, September 17, 2013

Israel Ingin Penjarakan Negara Palestina

Tentara Israel menahan seorang warga Palestina
Tentara Israel menahan seorang warga Palestina

BERITA TERKINI, RAMALLAH -- Anggota Dewan Legislatif Palestina, Muna Manshur, menegaskan bahwa penjajah Zionis Israel ingin Palestina menjadi negara yang terpenjara tanpa memiliki perbatasan di luar negara penjajah Zionis.

Muna Manshur mengecam tindakan penjajah Zionis yang menghancurkan kampung Makhul di lembah Yordan utara dan pengusiran seluruh warganya.
Melalui serangan dan tindakan rasisnya terhadap warga Palestina, penjajah Zionis ingin memudahkan proses penguasaan tanah Palestina setelah pengosongan dari pemiliknya dan penduduk aslinya.

Dia mengingatkan bahwa Israel menggunakan perundingan sebagai payung untuk melanjutkan serangannya terhadap rakyat Palestina dan harta benda mereka di Tepi Barat, Lembah Yordan dan kota Alquds.

“Israel tahu bahwa tidak ada yang menghukum mereka atas tindakan dan permusuhannya, baik di tingkat internasional apalagi di tingkat lokal,'' kata Muna Manshur seperti dikutip Pusat Informasi Palestina.
''Karena itu, mereka terus melakukan kejahatan dan langkah-langkahnya untuk mencitakan realita status quo di lapangan, yang dengan sendirinya mencegah berdirinya negara Palestina di masa mendatang,'' katanya.

Dia menegaskan pentingnya negosiator Palestina melaksanakan tanggung jawabnya dan mengambil langkah berani menghentikan perundingan dan segala bentuk hubungan dengan penjajah Zionis.
Palestina harus kembali memperkuat perjuangan rakyatnya dengan persatuan nasional dan mengakhiri perpecahan internal.

Tuesday, August 20, 2013

Pertemuan Rahasia Israel-Palestina, Bahas Apa?

Israel Palestina
Israel Palestina

BERITA TERKINI, RAMALLAH---Para juru runding Israel dan Palestina melakukan pertemuan secara rahasia, kata seorang pejabat tinggi Palestina, satu pekan setelah pembicaraan damai yang ditengahi Amerika Serikat diluncurkan kembali di Kota Suci.

"Pertemuan dilangsungkan hari ini antara delegasi Palestina yang dipimpin oleh Saeb Erakat dan Mohammad Shtayyeh, dan delegasi Israel (yang dipimpin Menteri Kehakiman) Tzipi Livni dan Yitzhak Molcho," kata pejabat itu yang tidak ingin disebutkan jati dirinya kepada kantor berita Prancis AFP. Rincian pembicaraan tidak diungkapkan, yang rupanya disesuaikan dengan permintaan Washington pekan lalu agar pertemuan itu tidak diliput media.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa utusan khusus Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Martin Indyk, pada Senin telah bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk menekankan agar perundingan terus dijalankan "kendati terus berlangsungnya pembangunan permukiman, yang merupakan hambatan terbesar dalam meneruskan pembicaraan."

Pembicaraan yang berlangsung Rabu dilakukan secara rahasia di lokasi yang tidak diketahui di Yerusalem. Pertemuan itu merupakan hasil upaya diplomatik berbulan-bulan yang dilancarkan secara intensif oleh AS untuk membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan setelah terhenti selama hampir tiga tahun. Abbas mengatakan kedua pihak membahas semua masalah kunci, namun ia menolak memberikan keterangan lebih rinci terkait dengan kesepakatan untuk menutup informasi kepada media.

Sumber: Republika Online

Thursday, August 15, 2013

Hamas: Hentikan Penumpahan Darah Rakyat Mesir

Aktivis Hamas Palestina.
Aktivis Hamas Palestina.

BERITA TERKINI, GAZA -- Gerakan Perlawanan Islam Hamas sangat mengecam tindakan otoritas Mesir yang menyerang para pengunjuk rasa damai di lapangan Nahdhah dan Rabiah Adawiyah dengan kekuatan militer.

Serangan yang berujung pada pembantaian mengerikan dan jatuhnya ribuah korban meninggal dan terluka dari kalangan rakyat Mesir.

Hamas kembali menegaskan dukungannya kepada hak rakyat Arab dalam kebebasan dan kehormatan. Hamas menyerukan agar dihentikan penumpahan darah rakyat Mesir.

''Kami sangat sedih atas tertumpahnya darah rakyat Mesir di dua lapangan di Kairo,'' sebut pernyataan Hamas seperti dikutip PIP.

Hamas menegaskan sikap mereka yang mendukung rakyat Arab dan Islam serta haknya dalam kebebasan dan kehormatan serta hidup dengan mulia.

Mereka menyerukan agar dihentikan penumpahan darah rakyat Mesir dan menahan diri dari menggunakan kekuatan dan kekerasan dalam mengatasi para pengunjuk rasa damai.

Sumber: Republika Online

Wednesday, July 24, 2013

Israel Selatan Kena Hantaman Dua Roket Gaza

roket
roket

BERITA TERKINI, YERUSALEM -- Dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam Israel selatan. Kepolisian setempat melaporkan dua roket tersebut tidak menimbulkan kerusakan atau korban.

"Roket-roket itu mendarat di daerah Eshkol," kata Luba Samri, Rabu (24/7) waktu setempat.
Sebuah roket menghantam daerah yang sama pada Ahad (21/7) lalu, dan dua lagi mendarat di Israel selatan pada Kamis pekan lalu, namun tidak ada korban atau kerusakan.

Insiden saling serang terakhir antara Israel dan pejuang Gaza terjadi pada 25 Juni lalu, ketika kelompok Jihad Islam menembakkan lima roket ke Israel yang dibalas dengan gempuran udara ke Gaza.

Hamas bertanggung jawab memastikan bahwa kelompok-kelompok pejuang Palestina menghormati ketentuan gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang mengakhiri konfrontasi besar delapan hari dengan Israel tahun lalu.

Israel dan kelompok pejuang Hamas yang menguasai Jalur Gaza terlibat dalam perang delapan hari pada November yang menewaskan 177 orang Palestina, termasuk lebih dari 100 warga sipil, serta enam orang Israel.

Kekerasan itu meletus pada 14 November dengan pembunuhan komandan militer Hamas Ahmed Jaabari oleh Israel.

Selama operasi delapan hari itu, militer Israel menyatakan telah menghantam lebih dari 1.500 sasaran, sementara pejuang Gaza menembakkan 1.354 roket ke Israel, 421 diantaranya disergap oleh sistem anti-rudal Iron Dome.

Sumber: Republika Online

Sunday, July 21, 2013

Iran dan Suriah Bikin Netanyahu Buka Perundingan Israel-Palestina

Benjamin Netanyahu
Benjamin Netanyahu

BERITA TERKINI, PM Israel Benyamin Netanyahu mengatakan dibukanya kembali perundingan dengan Palestina sangat penting bagi strategi Israel.

Dalam pernyataan Sabtu petang, Netanyahu mengatakan, selain untuk mengakhiri konflik Israel Palestina, perundingan juga sangat penting mengingat tantangan yang dihadapi Israel dari Iran dan Suriah seperti dilansir voa.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Israel mengumumkan akan membebaskan sejumlah terbatas narapidana Palestina sebagai tanda iktikad baik. Menteri Pemerintahan Israel Yuval Steinitz mengumumkan hal itu hari Sabtu, tetapi tidak memberikan rincian mengenai jumlah dan identitas narapidana yang akan dibebaskan.

Jumat malam, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John  Kerry mengumumkan rencana membuka kembali perundingan Israel Palestina setelah bertemu dengan presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ia mengatakan, beberapa rincian masih digarap dan jika semua berjalan lancer pejabat Israel dan Palestina akan datang ke Washington untuk melakukan pembicaraan awal dalam satu atau dua pekan mendatang.

Sumber: Republika Online

Tuesday, July 16, 2013

Militer Mesir Tutup Terowongan Gaza-Mesir, Harga Barang Gaza Naik Drastis

Warga Palestina membangun kembali terowongan yang hancur di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Jalur Gaza, Palestina.
Warga Palestina membangun kembali terowongan yang hancur di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir di Rafah, Jalur Gaza, Palestina.

BERITA TERKINI, GAZA -- Hampir seluruh terowongan sementara ditutup militer Mesir setelah kudeta militer terhadap Presiden Mesir, Muhammad Mursi, pada Rabu (3/7). Demikian hasil investigasi tim Mi'raj News Agency di Jalur Gaza melaporkan,

"Bahkan, separuhnya dihancurkan dan diurug tentara Mesir," ujar Ketua Tim pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Edy Abu Fikri.
Penutupan terowongan mengakibatkan pasokan bahan makanan, obat-obatan, bahan bakar dan barang lainnya dari Mesir kosong.

Dampaknya, harga barang naik tak terkendali. Semen yang biasanya dikirim melalui terowongan sejumlah dua ribu hingga tiga ribu ton per hari itu kini hanya ada empat ton. ''Itu pun tidak tiap hari,'' ujar Edy.

"Harga juga ikut naik hampir 300 persen. Semen yang semula 400 sheikel (sekitar 1,1 juta rupiah) sekarang menjadi 1.000 sheikel (2,7 juta rupiah)," ungkapnya.

Perbatasan Rafah pun ditutup dari dua arah dengan penjagaan militer berlapis-lapis. Dari Mesir tidak boleh masuk ke Jalur Gaza dan sebaliknya dari Jalur Gaza tidak boleh ke Mesir.

Palestina Information Centre melaporkan anggota biro politik Hamas, Mousa Abu Marzouq, bersama keluarganya tengah berada di Kairo dalam melakukan kontak dengan para pejabat intelijen Mesir guna membahas masalah Rafah dan isu lainnya. 

Sumber: Republika Online

Tuesday, July 9, 2013

Meski Sesaat, Palestina Rayakan Kegembiraan

Penyanyi muda Gaza, Mohammed Assaf.
Penyanyi muda Gaza, Mohammed Assaf.

BERITA TERKINI, RAMALLAH -- Puluhan ribu orang memadati jalan-jalan kota-kota utama Tepi Barat pekan lalu. Untuk sesaat, warga Palestina meninggalkan masalah politik dan dengan gembira mereka turun ke jalan.

Mereka berniat menyaksikan penyanyi muda Gaza menyanyikan lagu-lagu yang membantunya memenangkan ajang pencarian bakat bergengsi Arab Idol. Kemenangannya adalah kabar tidak terduga. Dengan suasana riang mereka turun ke jalan berbagi taburan debu bintang buatan rumah.

Mohammed Assaf, penyanyi pernikahan berusia 23 tahun dari Gaza yang tiba-tiba menjadi pahlawan nasional ketika ia memenangi kontes pencarian bakat pan-Arab pada bulan Juni lalu, dijamu di Tepi Barat pada tur kemenangan ke semua kota-kota utama.

Dengan didampingi pengawal presiden, penyanyi muda berwajah segar itu melakukan penampilan debutnya di Ramallah pada 1 Juli. Ia tampil di hadapan 40 ribu pendukungnya meskipun pertunjukan dipersingkat karena khawatir penonton akan menyerbu panggung. "Saya tidak percaya dengan banyaknya jumlah orang," kata penyanyi itu, dilansir AFP. "Saya sangat senang dengan apa yang saya lihat."

Sebagian besar konser Assaf digelar secara gratis, tapi beberapa di antaranya mengharuskan membeli tiket. Penggemar bisa membayar hampir 450 shekel (123 dolar AS) per kursi. Harga itu sekitar sepertiga dari rata-rata gaji bulanan warga Palestina. "Tiket terjual habis dalam waktu 48 jam sejak dijual," kata Munir al-Tarifi, kepala Desain Solusi PR yang mengatur tur.

Berita ketenarannya bahkan mencapai Washington. Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyebut keberhasilannya dalam pembicaraan dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Presiden FIFA Sepp Blatter, yang bertemu Assaf pada kunjungan ke Tepi Barat pada Ahad, bahkan mengindikasikan ia bisa mengambil bagian dalam upacara pembukaan Piala Dunia mendatang.

Sumber: Republika Online