Showing posts with label Pakistan. Show all posts
Showing posts with label Pakistan. Show all posts

Thursday, July 11, 2013

Bom 'Lemari Es' Dua Orang Tewas

Serangan bom masih terus melanda Pakistan.
Serangan bom masih terus melanda Pakistan.

BERITA TERKINI, QUETTA -- Ledakan bom, Kamis (11/7) waktu setempat, menewaskan sedikitnya dua orang di sebuah kota di Pakistan baratdaya dekat perbatasan dengan Afghanistan. Bom juga mencederai delapan orang diantaranya empat anggota paramiliter Korps Perbatasan (FC).
Bom tersebut disembunyikan di sebuah lemari es yang ditempatkan di kereta dorong di kota Chaman yang berbatasan dengan Afghanistan.

"Ledakan terjadi di dekat pos pemeriksaan FC ketika seorang anak laki-laki berusia 14 tahun menyeberang ke Pakistan dari sisi perbatasan Afghanistan sambil mendorong kereta itu," kata pejabat senior pemerintah setempat, Usman Gul, kepada AFP.

Ledakan tersebut menewaskan anak remaja itu dan seseorang yang sedang lewat. Bom melukai delapan lainnya termasuk empat aparat FC.

Kepala departemen dalam negeri provinsi itu, Akbar Hussain Durrani, juga mengkonfirmasi insiden tersebut.

Chaman adalah kota besar kedua di perbatasan Pakistan dengan Afghanistan setelah Torkham di wilayah baratlaut.

Chaman juga merupakan rute darat utama bagi pengiriman perbekalan NATO dari Pakistan ke Afghanistan.

Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.200 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.

Sumber: Republika Online

Tuesday, June 18, 2013

Menlu AS dan PM Pakistan Sepakat Lanjutkan Kerja Sama

Menlu AS, John Kerry
 Menlu AS, John Kerry

POHUWATO ONLINE, WASHINGTON -- Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menghubungi Perdana Menteri baru Pakistan, Nawaz Sharif akhir pekan lalu, hal itu dilakukan untuk kembali melanjutkan kesepakatan kerjasama antara Amerika Serikat dan Pakistan

"Namun tidak ada pengumuman langsung untuk suatu kunjungan Kerry ke Pakistan dalam beberapa pekan mendatang, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki seperti dinukil dari AFP.

Kerry berharap ke depan untuk bekerja sama dengan perdana menteri dan pemerintahnya, karena kami terus bekerjasama dan mendukung agar Pakistan dan kawasan lebih stabil, aman dan sejahtera di masa depan.

"Mereka membahas bagaimana mereka berbagi komitmen yang kuat untuk lebih mengkonsolidasikan dan memperkuat hubungan antara kedua negara kita," tuturnya.

Pakistan mengumumkan Kerry akan mengunjungi Islamabad pada pekan terakhir Juni. Departemen Luar Negeri belum secara resmi mengumumkan perjalanan tersebut, yang akan menjadikan Kerry pejabat paling senior AS mengunjungi negara itu sejak Sharif disumpah sebagai PM Pakistan setelah pemilu Mei.

"Menteri mengatakan, dan saya katakan atas namanya, dia sangat banyak berharap ke depan untuk melakukan perjalanan ke Pakistan," kata Psaki, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sumber: Republika Online