Showing posts with label Taliban. Show all posts
Showing posts with label Taliban. Show all posts

Sunday, June 23, 2013

Afghanistan Pertanyakan Kantor Taliban di Qatar

Kantor Taliban di Doha yang dibuka tanggal 18 Juni yang lalu, menimbulkan kegusaran pemerintahan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, karena memasang papan nama bertuliskan
Kantor Taliban di Doha yang dibuka tanggal 18 Juni yang lalu, menimbulkan kegusaran pemerintahan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, karena memasang papan nama bertuliskan "Kantor Emirat Islam Afghanistan" dan mengibarkan bendera Emirat Islam di kantor baru

POHUWATO ONLINE, KABUL -- Pemerintah Afghanistan, Ahad (23/6) menegaskan lagi dukungannya bagi suatu perundingan damai dengan Taliban. Namun kali ini, Aghanistan minta penjelasan lengkap mengapa Taliban diperbolehkan menaikkan benderanya di Qatar dan memasang simbol-simbol kenegaraan lainnya.

Sengketa tentang kantor perwakilan Taliban di Doha itu, yang menurut pemerintah Afghanistan lebih mirip dengan kantor kedutaan di pengasingan, menggaris-bawahi sulitnya mengadakan dialog setelah berperang hampir 12 tahun.

Juru bicara Taliban Shaheen Suhail mengatakan, Taliban tidak senang dengan adanya kontroversi itu, dan menjelaskan bahwa Taliban tidak menawarkan konsesi apapun kepada  Amerika, setelah Menteri LN John Kerry memperingatkan bahwa kantor perwakilan Taliban itu bisa ditutup, kalau Taliban terus bertengkar dengan Afghanistan.

Taliban tidak mau berunding dengan pemerintahan Hamid Karzai di Afghanistan karena menganggap  Amerika-lah yang memegang kekuasaan sesungguhnya di negara itu.

Pekan lalu, Amerika Serikat menjanjikan bahwa perundingan dengan Taliban di Qatar akan dimulai dalam beberapa hari mendatang dan nantinya akan melibatkan pemerintahan Presiden Hamid Karzai.

Sumber: Republika Online

Tuesday, June 18, 2013

Taliban Buka Kantor Politik di Doha, AS Sambut Positif

Milisi Taliban (ilustrasi)
Milisi Taliban (ilustrasi)

POHUWATO ONLINE, DOHA -- Taliban membuka kantor politik di Doha, Qatar, pada Selasa. Sementara, Washington menyatakan pihaknya berharap memulai pembicaraan dengan musuhnya dari Afghanistan itu di ibu kota Qatar dalam beberapa hari ke depan.

Taliban melakukan pemberontakan melawan pasukan pimpinan Amerika Serikat sejak pemerintahannya di Kabul digulingkan setelah serangan di AS pada 11 September 2001. Mereka janji tak akan pernah membiarkan wilayah Afghanistan digunakan untuk mengancam satu negara asing.
''Para wakil Taliban dan pejabat Qatar membuka 'Biro Politik Emirat Islam Afghanistan' di Doha,'' kata seorang fotografer kantor berita Prancis AFP.

''Kantor itu dimaksudkan untuk membuka dialog dengan masyarakat internasional dan kelompok-kelompok Afghanistan bagi solusi damai di Afghanistan,'' kata Mohammed Naim, juru bicara kantor 'Biro Politik Emirat Islam Afghanistan' di Doha, kepada wartawan.

AS menyambut baik keputusan Taliban membuka kantor itu. "Saya pikir Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan pertama dengan Taliban setelah selama beberapa tahun dalam beberapa hari mendatang di Doha," kata pejabat AS kepada wartawan.

Pejabat itu membenarkan bahwa Washington juga akan menggunakan kantor tersebut untuk berkomunikasi dengan para gerilyawan Afghanistan itu yang masih bertempur melawan pasukan NATO pimpinan AS dan pasukan Afghanistan. ''Ini merupakan "permulaan dari jalan yang sangat sulit,'' katanya.

Sumber: Republika Online