Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Friday, October 4, 2013

Hatta: Indonesia Akan Jadi Kekuatan Global Masa Depan

Hatta Rajasa
Hatta Rajasa

BERITA TERKINI, NUSA DUA---Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, penyelenggaraan APEC 2013 di Bali sesungguhnya memberikan makna yang kuat bagi Indonesia, yaitu sebagai kekuatan regional, bahkan ke depan bisa menjadi salah satu kekuatan global. "Salah kalau ada yang menilai APEC tidak memberikan manfaat bagi Indonesia," kata Hatta Rajasa kepada Antara di Nusa Dua, Bali, Sabtu.

Ia mengajak untuk melihat APEC dan posisi Indonesia dalam perspektif yang lebih optimistis ketimbang dalam sudut pandang yang kritis, agar dapat melihat perkembangan dan keuntungan yang bisa diambil dari situasi global seperti sekarang. "Tiga prioritas utama dalam APEC Bali merupakan kepentingan Indonesia untuk bisa mendekatkan APEC dengan rakyat. Lewat Bogor Goals tahun 1994 tercipta semangat kerja sama perdagangan, dan lewat APEC Bali kali ini diberikan makna yang lebih membumi buat Indonesia," katanya.

Tiga prioritas APEC Bali adalah Attaining the Bogor Goals (mewujudkan Bogor Goals), Sustainable Growth with Equity (mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan pemerataan), dan Promoting Connectivity (memperkuat konektivitas).

Hatta lantas menyebutkan 75 persen total perdagangan Indonesia terjalin dengan negara-negara anggota APEC, dengan pertumbuhan perdagangan Indonesia-APEC lebih tinggi dari pertumbuhan perdagangan Indonesia di luar kawasan Asia Pasifik. "Kondisi ini menjadikan Indonesia memiliki posisi strategis. Itu sebabnya dibutuhkan pandangan yang optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi 'regional power' dan juga 'global power'," katanya.

Sumber: Republika Online

Tuesday, October 1, 2013

Hutang Pemerintah Indonesia Terus Naik, Berikut Posisi Agustur 2013?

rimanews.com
BERITA TERKINI, Hingga Agustus 2013, utang pemerintah Indonesia naik menjadi Rp 2.177,95 triliun. Utang ini naik Rp 75,39 triliun dibandingkan dengan posisi Juli 2013.

Bila dibandingkan dengan utang di akhir 2012 yang sebesar Rp 1.977,71 triliun, utang pemerintah di Agustus 2013 naik. Secara rasio terhadap PDB total di 2012, utang pemerintah Indonesia berada di level 26,4% hingga Agustus 2013.

Jumlah utang pemerintah dengan denominasi dolar AS hingga Agustus 2013 mencapai US$ 199,37 miliar. Naik dibandingkan utang di akhir 2012 yang mencapai US$ 204,28 miliar.

Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Jumat (20/9/2013).
Utang pemerintah di Agustus 2013 tersebut terdiri dari pinjaman Rp 642,48 triliun, menurun dibanding akhir 2012 Rp 614,32 triliun. Kemudian berupa surat berharga Rp 1.535,47 triliun, naik dibanding akhir 2012 yang sebesar Rp 1.361,1 triliun.

Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 8.241,9 triliun, maka rasio utang Indonesia hingga akhir Agustus 2013 sebesar 26,4%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga Agustus 2013 adalah:

Bilateral: Rp 360,76 triliun
Multilateral: Rp 248,95 triliun
Komersial: 30,62 triliun
Supplier: Rp 340 miliar
Pinjaman dalam negeri: Rp 1,82 triliun
Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:
Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
Agustus 2013: Rp 2.177,95 triliun (26,4%)

Tahun ini pemerintah berencana menarik utang baru senilai Rp 215,4 triliun untuk menutupi defisit anggaran yang nilainya mencapai Rp 224,2 triliun.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bakal mengurangi proyek-proyek yang menggunakan utang luar negeri.


Sunday, September 1, 2013

Jokowi Makin Kurus, Mau Tau Penyebabnya?

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)

BERITA TERKINI,  JAKARTA---Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku saking sibuknya mengurusi masalah Waduk Ria Rio di wilayah Jakarta Timur dan karena sering bolak-balik ke sana, berat badan Jokowi turun setengah kilogram. "Saya sudah sering ke sana. Berat badan saya sudah turun setengah kilogram," kata Jokowi. 

Menurutnya Jokowi, banyaknya eceng gondok yang tumbuh di Waduk Ria Rio membuat penampungan air raksasa di kawasan Jakarta Timur tersebut tak seperti waduk. Bahkan fungsinya sebagai tempat penampungan air dan pengendali banjir pun menjadi tak maksimal. Untuk itu, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan normalisasi waduk tersebut.

"Waduk Ria Rio itu kalau tidak dikeruk dan eceng gondoknya sampai seperti itu, orang tidak tahu kalau itu waduk. Luasnya 9 hektar, total sama daratan 24 hektar, jadi kalau itu tidak diurus, dikeruk, tidak diperbaiki, sampe kapan pun tempat itu akan banjir terus," ungkap Jokowi seperti dilansir situs beritajakarta.

Menurut Jokowi, di Jakarta membutuhkan tambahan ruang terbuka hijau (RTH). Terlebih cuaca di ibu kota saat ini sudah semakin panas. Sehingga semua yang berkaitan dengan RTH, waduk, dan setu akan dikembalikan fungsinya. "Jakarta ini panas kalau tidak ada hutannya, tidak ada taman kota, sampai kapan pun ya akan begini terus," ujarnya.

Sumber: Republika Online

Friday, August 30, 2013

Terkait Pencopotan Prabowo, Berikut Keterangan Habibie

Presiden RI ke-3  BJ. Habibie
Presiden RI ke-3 BJ. Habibie

BERITA TERKINI, JAKARTA — Situasi kekacauan di Indonesia pada 1998 sangat genting. Jika terlambat ditangani bisa timbul konflik horizontal. Bahkan, kata presiden Republik Indonesia (RI) ketiga BJ Habibie, keadaan yang menimpa Indonesia bisa lebih parah dari konflik yang terjadi sekarang di Mesir.

Beruntung, berbagai jurus dan langkah taktis yang dikeluarkannya mampu mengembalikan stabilitas ekonomi dan keamanan hingga Indonesia tidak mengalami pertikaian berdarah. Ini lantaran ia terus bekerja secara maraton guna menekukan solusi terbaik bagi bangsa ini.

“Waktu 1998 lebih gawat dari Mesir. Kita bangkrut, PHK banyak, orang hidup itu susah. 1.001 macam saya harus selesaikan itu dulu sebelum perang saudara terjadi,” kata Habibie dalam peringatan HUT 19 Tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Jakarta, Kamis (30/8) malam.

Habibie mengenang, ketika sedang menyiapkan Kabinet Reformasi Pembangunan di rumahnya, datang tamu spesial, Pangkostrad Letjen Prabowo. Ia hanya mendengarkan segala saran Prabowo sambil lalu lantaran tengah menyelesaikan pekerjaan.

Pada  22 Mei 1998 di Istana Merdeka, Habibie mendapati Panglima ABRI Jenderal Wiranto yang ingin bertemu dengannya. Waktu itu, Habibie ingin mengumumkan kabinetnya sehari setelah diangkat menggantikan Soeharto.

Dijelaskan Wiranto, kata dia, ada gerakan pasukan Kostrad dari berbagai daerah masuk ke Jakarta tanpa sepengetahuannya. Beberapa pesawat militer yang mengangkut prajurit Kostrad terdeteksi menuju bandara. Hal itu dianggap Wiranto berbahaya karena di luar komando resmi.

Mendapati itu, Habibie segera memerintahkan Wiranto untuk mencopot Prabowo sebelum matahari terbenam. Wiranto yang kaget mendengar instruksi tersebut balik bertanya kepada Habibie perihal siapa yang pantas menjabat Pangkostrad. “Terserah Pangab. Mohon kepada Pangkostrad baru untuk mengembalikan semua pasukan ke pangkalan masing-masing,” kata mantan menteri Riset dan Teknologi itu.

Akhirnya, lanjut Habibie, Prabowo menyerahkan jabatannya kepada Pangdiv I Kostrad Mayjen Johny Lumintang menjelang Maghrib. Sebenarnya, Wiranto ingin agar posisi itu diduduki Pangdam III Siliwangi Mayjen Siliwangi Djamari Chaniago. Lantaran terkendala geografis dan harus melantik Pangkostrad baru, pilihan akhirnya jatuh kepada Johny Lumintang yang berada di Jakarta.

Namun ia hanya menjabat Pangkostrad selama 17 jam lantaran keesokan harinya, Johny Lumintang harus merelakan posisinya untuk diserahkan kepada Djamari Chaniago. Cepatnya pergantian jabatan itu, kata Habibie, lantaran Wiranto ingin mentaati perintah Presiden. “Saya tidak kenal mereka semua. Kalau pergantian dilakukan malam, apa pun bisa terjadi. Saya tidak bisa mengontrol pasukan.”

Sumber: Republika Online

Thursday, August 29, 2013

Menghadang Laju Jokowi

Nasihin Masha
Nasihin Masha

POLITIK,Oleh Nasihin Masha

Semua survei dari semua lembaga apapun memperlihatkan tingkat keterpilihan Joko Widodo (Jokowi) makin meningkat saja. Makin jauh meninggalkan para pesaingnya. Namun jika ditanya, gubernur DKI Jakarta itu selalu mengelak. Ia mengaku hanya ingin fokus mengurusi Jakarta, terutama soal banjir, macet, dan kekumuhan serta kemiskinan. Hingga kini, partainya, PDIP, juga masih belum mengubah keputusan sebelumnya. Mereka akan mencalonkan Megawati, ketua umumnya, untuk menjadi calon presiden pada 2014 nanti.

Walau Jokowi selalu mengelak dan PDIP masih tetap pada keputusan semula bukan berarti para pesaingnya diam saja. Mereka terus bekerja untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya pada pilpres nanti. Tak hanya itu, sudah ada gejala untuk menghadang laju mantan walikota Solo tersebut. Ada yang bilang belum saatnya menjadi capres. Ada yang ngomong sebaiknya selesaikan tugasnya sebagai gubernur. Ada pula yang bicara Jokowi cuma bisa blusukan. Katanya belum ada jejak kesuksesannya. Bahkan ada yang bilang, sulit membayangkan Jokowi tampil elegan di forum APEC, PBB, G-20, dan semacamnya. Jokowi yang badannya kerempeng dan tampangnya ndeso memang tak pernah menutupi sisi-sisi semacam itu.

Upaya menghadang Jokowi tentu tak akan berhenti di kata-kata. Ke depan akan ada langkah-langkah yang lebih nyata. Secara umum yang coba bicara negatif soal Jokowi memang dari partai tertentu saja. Bahkan orang-orang dari lembaga tertentu pun mulai memberi sinyal untuk menghentikan laju Jokowi. Karena itu, jangan kaget jika ke depan akan makin banyak hambatan yang menghadang dia. Namun kita harus tetap objektif. Jika persoalan yang menghadang itu memang kasus nyata seperti korupsi atau tindak kriminal pribadi maka kita harus siap menerimanya. Namun jika hal itu merupakan manuver politik maka kita pun harus siap menilai: apakah Jokowi akan lulus ujian atau gagal. Anggap saja itu bagian dari pematangan dirinya.

Seorang jenderal yang matang dalam dunia intelijen hanya bilang singkat. Jika rakyat sudah menghendaki, maka segala rekayasa untuk menghadangnya akan gagal. Ia menyebut contoh fenomena SBY pada 2004. Karena itu, sejumlah politisi papan atas sudah ada yang merapat ke Jokowi. Melakukan pendekatan dan penjajakan. Diplomat dari negeri-negeri penting pun sudah menemui Jokowi. Pemilu memang masih satu tahun lagi. Namun kereta politik sudah bergerak. Kita tak bisa memungkiri kenyataan ini.

Sejak dilantik hingga kini, Jokowi masih tetap memukau seperti semula. Orang menyebutnya sebagai media darling. Apapun yang dilakukannya selalu dilihat dari perspektif politik. Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar sudah berjalan dengan baik. Pembangunan rumah deret pun berjalan mulus. Pembenahan pedagang kaki lima di kawasan Pasar Minggu dan Pasar Tanah Abang relatif sukses. Langkahnya menghentikan sementara pembangunan jalan layang Casablanca pun mendapat dukungan publik. Ia juga berhasil memenangkan negosiasi dengan pemerintah pusat soal pembangunan monorel yang hasilnya lebih menguntungkan Pemprov DKI. Kebijakannya melakukan lelang jabatan juga ditiru sebagian pemerintah daerah. Dengan cara itu ia berhasil merotasi jabatan di lingkungan pemerintahan tanpa harus menimbulkan gejolak.

Yang masih orang tunggu adalah kapan ada kemajuan dalam mengatasi kemacetan dan mengurangi banjir jika di musim hujan. Inilah ujian yang tak gampang dilalui. Pembangunan monorel, jalan layang, bahkan subway maupun pembenahan busway masih belum tentu mengurangi kemacetan secara signifikan. Hingga kini, warga Jakarta masih menderita karena macet.

Saya tak cukup dekat dengan Jokowi. Namun di awal upaya dia membenahi Pasar Tanah Abang, saya sempat bertaruh dengan beberapa orang. Saya meyakini ia akan berhasil. Sedangkan yang lain tak yakin. Ini bukan semata situasi yang sudah akut dan menyangkut nasib perut para pedagang kaki lima tapi juga menyangkut berkuasanya preman dan para pejabat terkait yang mendapat limpahan uang dari kacaunya situasi Pasar Tanah Abang. Saya tak mengenal wilayah itu, namun satu saja yang saya yakini, Jokowi “punya hati”. Itu yang membedakan dia dengan para pemimpin lainnya. Jika kita bekerja dengan hati dan tanpa pretensi maka semua akan menjadi lebih mudah. Sesuatu yang sederhana, namun tak semua orang memilikinya.

Kawan itu akhirnya mengakui keberhasilan Jokowi dalam membenahi Tanah Abang. Menurutnya, jika ia berhasil membenahi wilayah itu maka semestinya ia lebih mudah membenahi Jakarta secara keseluruhan. Saya tak menghiraukan pendapat yang agak menyederhanakan itu. Namun saya lebih memperhatikan kata-katanya yang lain: “Jokowi itu kerempeng, bukan orang kuat, tapi ternyata bisa mengatasi kawasan yang keras seperti itu.” Itulah kekuatan hati.

Tentu Jokowi bukan segalanya. Pernyataannya soal Mesir, misalnya, jelas gegabah. Tentu terlalu dini untuk menilai kinerjanya sebagai gubernur. Masih banyak hal yang harus dilihat. Tapi hingga kini ia berjalan dengan benar. Namun yang membuat popularitas dan elektabilitasnya paling melejit karena dia benar-benar antitesis yang sempurna dari SBY. Publik ingin sesuatu yang baru dan berbeda. 

Sumber: Republika Online

Kekisruhan Keraton Solo, Jokowi Pernah Mediasi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)

BERITA TERKINI, JAKARTA---Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengakui tidak mudah untuk menyelesaikan konflik internal keluarga Keraton Solo. Bahkan ketika masih menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi mengaku sempat melakukan mediasi, namun konflik serupa kembali muncul.  

Sulitnya merukunkan keluarga tersebut karena cukup banyak keluarga yang terlibat. Sebelumnya Jokowi mengaku telah memediasi antara Sinuhun Tedjowulan dengan Sinuhun Hangabehi. Mediasi itupun berjalan lancar dalam waktu hitungan menit dan dianggap konflik Keraton Solo 100 persen sudah rampung. "Kita kan sudah memediasi dulu antara Sinuhun Tedjowulan dengan Sinuhun Hangebehi agar bisa rukun. Saya kira surah rukun, tetapi ternyata di keluarga besarnya kan belum rukun semua," kata Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, seperti dilansir situs beritajakarta.

Dirinya pun terkejut karena setelah berlangsung lebih dari satu tahun mediasi yang dilakukan ternyata kembali muncul konflik antar kedua kubu. Seharusnya, kata Jokowi, kalau yang atas sudah rukun semestinya yang dibawahnya juga bisa mengikuti. "Tapi ternyata tidak mudah merukunkan. Kalau sinuhun-sinuhun ini rukun ternyata pemuda pemuda dibawahnya tidak," ujarnya. 

Jokowi mengharapkan ketika itu semua keluarga besar, kerabat juga sudah rukun namun ternyata keluarga yang berusia lebih muda masih berseteru sehingga konflik kembali meletus menjelang pengukuhan Tedjowulan sebagai Maha Menteri. Ketika ditanya tentang akan memediasi lagi atau tidak, Jokowi enggan menjawab karena tidak ada yang minta. "Siapa yang minta, misal siapa? Saya sudah di Jakarta gini," tandasnya.

Sumber: Republika Online

Kehebatan Pesawat R80, Berikut Komentar Habibie

BJ Habibie
BJ Habibie

BERITA TERKINI, JAKARTA -- Mantan Presiden BJ Habibie mengatakan pesawat Regio Prop 80 (R80) yang diproduksi PT Ragio Aviasi Industri (RAI) dalam tahap pembuatan awal dan dikembangkan lebih hebat dari pesawat N250.

"Kita buat lebih hebat. It's a surprise, you'll see it, ok (Ini adalah kejutan, kamu akan melihatnya, ok)," kata Habibie usai berpidato di Rakornas Riset dan Teknologi (Rakornas Ristek) di Jakarta, Rabu.

Menurut Habibie, pesawat R80 yang akan dibuat berdaya tampung 80 kursi dan ditargetkan terbang 2018 ini akan memanfaatkan pengalaman membuat pesawat N250.

Sebelumnya diberitakan pesawat R80, menurut Komisaris PT RAI Ilham A Habibie, merupakan The Next N250 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara Indonesia.

Ia mengatakan saat ini pembuatan R80 masih dalam tahap pembuatan awal atau 10 persen. Kemampuan, desain, dan teknologi pesawat ini mirip N250, meski dari segi ukuran akan lenih besar dan panjang.

Pesawat R80, menurut dia, tetap menggunakan baling-baling di bagian atas badan pesawat sebagai penggerak pesawat seperti N250. Dengan menggunakan baling-baling maka konsumsi bahan bakar akan jauh lebih irit.

R80 ini, lanjutnya, didesain untuk jarak tempuh kurang dari 600 km, karena itu dapat dipastikan akan semakin irit bahan bakar. Sedangkan untuk produksi tahap awal, menurut dia, diperlukan dana 400 juta dolar AS. 

Sumber: Republika Online

Monday, August 26, 2013

Di Kritik Foke, Berikut Bantahan Jokowi

Jokowi
Jokowi
BERITA TERKINI, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menjawab kritikan yang disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang menyebutkan, Jakarta akan bangkrut karena tidak sanggup melayani warga Jakarta yang terus melonjak akibat arus urbanisasi yang tidak terbendung. 

Jokowi berpendapat kebangkrutan itu tidak akan pernah terjadi. Karena secara finansial pertumbuhan ekonomi di Jakarta cukup baik, bahkan melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. "Kita ini bukan seperti Kota Detroit di Amerika Serikat yang bangkrut. Income kita besar, pertumbuhan ekonomi kita juga baik, bahkan melebihi nasional," kata Jokowi, di Balaikota, seperti dilansir situs beritajakarta.

Jokowi menilai Jakarta berbeda dengan Kota Detroit di Amerika Serikat pernah jaya berkat industri otomotifnya. Namun, karena perencanaan yang buruk, jumlah penduduk yang membludak, anjloknya pendapatan pajak, korupsi, serta salah kelola keuangan kota itu mengalami kebangkrutan.

Salah satu langkah yang diambil untuk mengatasi urbanisasi, kata Jokowi, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah pusat. Bentuk kerjasama seperti memperbaiki pelayanan perizinan, yang akan berperngaruh pada dunia usaha dan kondisi ekonomi di Jakarta. "Apalagi nanti pelayanan perizinan kita perbaiki dan dipersepsikan positif bagi dunia usaha saya kira akan menjadi lebih baik," ungkapnya. 

Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo memberikan masukan kepada Pemprov DKI agar segera menentukan langkah strategis untuk membendung arus urbanisasi ke ibu kota. Sebab apabila masalah urbanisasi itu tidak cepat diatasi maka dikhawatirkan Jakarta akan bangkrut secara finansial.

Sumber: Republika Online

Sunday, August 25, 2013

Bens Leo: Konser Metallica Sukses Bukti Jakarta Kota Aman

Metallica
Metallica

BERITA TERKINI, JAKARTA -- Konser band legendaris Metallica sukses digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad (25/8). Dan sesuai harapan, konser berlangsung tertib dan aman.

Pengamat musik Indonesia, Bens Leo, menilai ini sebagai suatu pembuktian Jakarta kota yang aman.

"Tadi pagi juga ada ulang tahun FPI dan kegiatan lari yang melibatkan banyak orang nggak mengganggu kegiatan konser," ungkap Bens saat di temui ROL usai menyaksikan konser Metallica.

Dengan kenyataan ini, Bens berharap akan banyak musisi dan band besar lainnya yang berani datang ke Indonesia tanpa khawatir.

Bukan hanya dari segi keamanan, pria kelahiran Pasuruan ini juga meminta dukungan dari semua pihak yang terlibat. Dia juga berharap tidak ada lagi pencekalan terhadap musisi yang ingin tampil di panggung Indonesia.  "Luar biasa aman. Penonton aman-aman, pulangnya santai-santai," katanya.

Sumber: Republika Online

Thursday, August 22, 2013

Pelamar CPNS 2013 Deg-Degan, Mengapa?

Tes CPNS, ilustrasi
Tes CPNS, ilustrasi

BERITA TERKINI, SAMPIT---Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah masih menunggu izin prinsip untuk pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil pada 29 September 2013. "Kami masih menunggu izin prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kalau sudah ada, pendaftaran akan kita buka. Jadwalnya belum berubah, tetap 29 September 2013," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kotim, Yanero.

Hasil rapat koordinasi di provinsi, seleksi CPNS 2013 untuk pelamar umum dan honorer K2 dilakukan bersamaan hari Minggu (29/9). Meski belum ada izin prinsip, Yanero mengatakan pihaknya mulai melakukan persiapan seleksi tersebut.

Kotim hanya mendapat kuota 50 dari 500 CPNS yang diusulkan pada 2013. Formasi itu dibagi dua, yakni 35 formasi untuk guru kelas Sekolah Dasar, sisanya 15 formasi guru produktif yang akan ditugaskan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ada perbedaan dalam pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini. Untuk pelamar umum, pendaftaran dilakukan dengan sistem online, sementara berkas administrasi dikirim langsung ke Badan Kepegawaian Nasional. "Kami sarankan masyarakat yang ikut seleksi, mempersiapkan diri dari sekarang. Berkas yang mungkin diperlukan, tidak salahnya dipersiapkan mulai sekarang ini," ucap mantan Kepala Dinas Pendidikan Kotim itu.

Sementara masyarakat yang berniat mengikuti seleksi CPNS mulai melakukan persiapan. Permintaan kartu pencari kerja AK/I atau kartu kuning di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotim melonjak usai diumumkan penerimaan CPNS tersebut.

Meski hanya 50 formasi CPNS yang tersedia, namun tidak menutup kemungkinan Kotim akan diserbu pelamar CPNS luar daerah mengingat dua kabupaten yakni Seruyan dan Kobar yang jaraknya cukup dekat dengan Kotim, tidak mendapat kuota CPNS.

Sumber: Republika Online

Soal Konvensi Partai Demokrat, Dahlan Iskan Angkat Bicara

Menteri BUMN, Dahlan Iskan
Menteri BUMN, Dahlan Iskan

BERITA TERKINI, JAKARTA --  Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan siap dan mamastikan diri mengikuti konvensi Partai Demokrat dan tinggal menunggu pengumuman saja.

"Kali ini saya tidak bisa menghindar pertanyaan soal konvensi Demokrat. Kali ini saya harus bicara soal konvensi," kata Dahlan, usai menggelar rapat pimpinan Kementerian BUMN di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, di Depok, Kamis, seperti dikutip Antara.

Menurut Dahlan, untuk menjadi peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat tersebut dirinya sudah berkirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pada Rabu (21/8) malam, Komite Konvensi Partai Demokrat telah mendapatkan 18 nama kandidat peserta konvensi untuk menentukan calon presiden dari partai.

Selain Dahlan Iskan, sejumlah nama yang disebut-sebut masuk daftar peserta Konvensi Demokrat yang akan digelar pada September 2013 itu Gita Wirjawan, Dino Patti Djalal, Wakil Presiden RI Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Bupati Kutai Timur Isran Noor, Ketua DPR Marzuki Alie.

Beberapa waktu lalu, Dahlan selalu mengelak dan terkesan malu-malu ketika dikonfirmasi soal kesiapannya ikut konvensi Partai Demokrat. Mulai dari alasan tidak mau, hingga alasan menunggu takdir.

Namun kali ini, mantan Dirut PT PLN ini tidak lagi bisa mengelak. Dahlan mengakui hingga kini masih tetap mengunggu pengumuman lebih lanjut dari Panitia Konvensi apakah masuk dalam peserta konvensi.

Pada kesempatan itu Dahlan mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti konvensi tersebut. "Saya juga tidak membentuk tim sukses. Cuma saja ada kelompok relawan yang atas inisiatif mereka sendiri mendukung saya," kata Dahlan.

Board of Advisor Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jeffrie Geovanie, mengungkapkan konvensi capres Partai Demokrat akan menjadi fokus perhatian utama politik Indonesia sampai 2014 yang akan datang.

Menurut dia, konvensi yang akan dihelat Partai Demokrat akan menJadi panggung besar bagi para Capres alternatif.  Lewat panggung tersebut, kata dia, para capres alternatif  akan menjadi lebih populer.

"Konvensi juga akan menjadi panggung yang elegan buat menyampaikan gagasan dan memperkenalkan diri. Di bulan-bulan yang akan datang kita akan mulai mengenal secara mendalam melalui media-media figur-figur muda seperti Gita Wiryawan, Dinno Patti Jalal, Chairul Tanjung, Dahlan Iskan, Mahfud MD, Irman Guzman dll," papar Jeffrie.

Jeffrie menambahkan, sebagai capres alternatif mereka sangat berpeluang untuk disukai oleh publik dan mulai dipilih oleh publik. "Rentang waktu yang panjang sampai Mei 2014, akan membuat masyarakat dapat mempelajari siapa di antara mereka yang terbaik."

Ia mempredikasi,  kehebohan konvensi capres bakal berdampak besar bagi Partai Demokrat. Menurut Jeffrie, Demokrat akan mendulang kembali suara yang besar pada Pemilu 2014.

"Itu adalah hal yang wajar dan pantas, karena Partai Demokrat memberikan kesempatan buat putra putri terbaik bangsa maju sebagai capres."

Sumber: Republika Online

Elnino (Gerindra): Duda Bisa Jadi Presiden

Partai Gerindra
Partai Gerindra

BERITA TERKINI, GORONTALO -- Sekretaris Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Gorontalo, Elnino M Husein Mohi berpendapat seseorang yang berstatus duda boleh saja menjadi presiden, sebab berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 tidak ada keharusan beristri.

"Tidak ada dalam Undang-Undang Dasar 1945 bahwa presiden harus punya istri," kata Elnino, di Gorontalo, Kamis, menanggapi upaya menjegal langkah pencalonan Prabowo Subianto pada Pemilu 2014 dengan mempermasalahkan kedudaannya.

Menurut Sekretaris Gerindra Gorontalo, selain tidak dilarang konstitusi, tidak ada yang bisa menjamin kepemimpinan akan berjalan lebih baik hanya disebabkan seorang presiden mempunyai istri.

"Bahkan berdasarkan kenyataan, justru istri presiden terkadang mengganggu jalannya manajemen pemerintah. Hasil rapat kabinet bisa-bisa berubah setelah presiden dipengaruhi istrinya," ujarnya.

Menurut Elnino, ada yang mengembuskan isu bahwa presiden harus punya istri untuk mengganggu popularitas Prabowo.

"Mereka bingung, konsep Prabowo lebih baik, kecerdasan, popularitas dan elektabilitas Prabowo juga tak terbendung, jadilah mereka menyerang Prabowo hanya di isu-isu yang tidak substansial bagi pembangunan bangsa," tambahnya.

Ia berharap politik di Indonesia berjalan dengan ideal, para peserta pemilu bersaing secara sehat dengan membangun para pemilih yang cerdas.

Gerindra Goriontalo menargetkan Prabowo menang pada pemilihan presiden tahun mendatang.

Sumber: Republika Online

Tuesday, August 20, 2013

Rakitan Bahan Peledak di Temukan Densus 88

Densus 88 Polri
Densus 88 Polri

BERITA TERKINI, JAKARTA -- Densus 88 Antiteror menemukan beberapa rakitan bahan peledak, senjata api, serta peluru dalam penangkapan terduga teroris di dua lokasi di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8) malam.

"Barang bukti yang ditemukan di lokasi TKP Jalan Pintu Air RT 06/03 Kelurahan Harapan Mulya, Bekasi, dua pucuk senjata api jenis FN, 74 butir peluru dan beberapa rakitan bahan peledak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu pagi.

Rikwanto menjelaskan aksi penangkapan teroris di Bekasi dilakukan di dua lokasi yakni Jalan Pintu Air RT 06/03 Kelurahan Harapan Mulya dan di Percetakan Andescre, Jl Mator Hasibuan nomor 12.

Menurut informasi yang dia berikan, di lokasi pertama (Jalan Pintu Air) tersangka yang ditangkap atas nama Iswahyudi (39), beragama Islam yang memiliki profesi berdagang kebab.

"Tersangka Iswahyudi mengontrak rumah di lokasi tersebut selama dua tahun," ujar Rikwanto.

Sedangkan di lokasi kedua (Jalan Mator Hasibuan), tersangka yang ditangkap berjumlah empat orang.

"Untuk TKP di Jalan Hasibuan satu tersangka atas nama Khaerul dibawa oleh tim Densus 88 sedangkan tiga orang lainnya diserahkan ke Polresta Bekasi Kota untuk diinterogasi. Di sana telah dilakukan olah TKP oleh tim labfor dan tidak ada barang bukti yang diperoleh," kata Rikwanto tanpa menyebut nama ketiga orang lainnya tersebut.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian teroris di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Salah satu lokasi tersebut berada di Ruko 12A RT.06/08 Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur. "Penggerebekan diduga menyasar persembuyian teroris," ujar Karim, Ketua RT 06 di wilayah tersebut.

Sumber: Republika Online

Berikut Sejumlah Nama Penerima Aliran Dana Korupsi Simulator SIM

 Tersangka kasus pengadaan simulator SIM Irjen Pol. Djoko Susilo (tengah) dikawal ketat sejumlah petugas setibanya di KPK, Jakarta, Jumat (5/10).
Tersangka kasus pengadaan simulator SIM Irjen Pol. Djoko Susilo (tengah) dikawal ketat sejumlah petugas setibanya di KPK, Jakarta, Jumat (5/10).

BERITA TERKINI, JAKARTA -- Sejumlah pihak mendapatkan aliran dana dari korupsi pengadaan simulator SIM yang didalangi Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo.

Jaksa M Wiraksajaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (20/8), membeberkan sejumlah nama yang mendapat aliran uang haram tersebut, di antaranya mantan wakakorlantas yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Didik Purnomo, mendapat Rp 50 juta. Kemudian tim Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Wahyu Indra P mendapat Rp 500 juta dan Gusti Ketut Gunawa senilai Rp 50 juta.

Pemberian uang kepada tim Irwasum untuk memuluskan pemenangan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) dalam pengadaan driving simulator uji klinik R4. Selain itu, masih ada Darsian yang mendapat Rp 50 juta dan Warsono alias Jumadi senilai Rp 20 juta.

Primer Koperasi Polisi (Primkoppol) Ditlantas Polri juga disebut mendapat aliran dana senilai Rp 15 miliar. Sementara Budi Susanto mendapat keuntungan dari pengadaan senilai Rp 93,3 miliar dan Sukotjo senilai Rp 3,9 miliar.

Berdasarkan hasil penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan, negara dirugikan senilai Rp 121,83 miliar dalam pengadaan driving simulator uji klinik R2 dan R4 tahun anggaran 2011 itu. Jaksa juga menyebut Djoko telah melakukan tindak pidana pencucian uang. Terhitung sejak 2010-Maret 2012, Djoko mempunyai penghasilan total 235 juta sebagai pejabat kepolisian. Selama periode itu, ia menjabat sebagai Dirlantas Babinkam Polri, Kakorlantas, dan Gubernur AKPOL LEMDIKPOL.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Djoko juga mempunyai penghasilan lain dengan total Rp 1,2 miliar. Namun selama periode itu, menurut jaksa, Djoko membeli aset seperti tanah, bangunan, SPBU, dan kendaraan dengan total Rp 63,7 miliar.

Jaksa menyebut Djoko melakukan pembelian melalui keluarga atau pihak ketiga dan tidak mengatasnamakan atas dirinya sendiri. Jaksa melihat profil penghasilan Djoko tidak sesuai dengan harta kekayaannya. Karena itu jaksa menduga harta kekayaan Djoko ada yang berasal dari tindak korupsi dalam pengadaan driving simulator uji klinik.

"Tidak logis dan tidak wajar," kata jaksa Antonius Budi Satria.

Begitu pun pada periode 2003-Oktober 2010. Pada periode itu, Djoko sempat menjabat sebagai Kapolres Bekasi, Kapolres Metro Jakarta Utara,  Dirlantas Polda Metro Jaya, Wadirlantas Babinkam Polri, Dirlantas Babinkam Polri, dan Kakorlantas. Sebagai pejabat polri ia mendapat penghasilan total 407 juta dan penghasilan lainnya senilai Rp 1,2 miliar. Dalam LHKPN Djoko tidak mempunyai penghasilan lainnya yang sah.

Berdasarkan fakta persidangan, jaksa mengatakan selama 2003-2009, Djoko menerima uang dari PT Pura Kudus dengan total senilai Rp 7 miliar terkait dengan pengadaan BPKB. Namun, sepanjang periode 2003-Oktober 2010, Djoko mempunyai total aset yang dibeli senilai Rp 54,6 miliar dan 60 ribu US Dolar. Jaksa menilai hal itu tidak wajar.  "Diduga sebagai penghasilan dari tindak pidana korupsi," kata jaksa. Terhadap tuntutan ini, Djoko akan mengajukan nota pembelaan.

Sumber: Republika Online

Monday, August 19, 2013

2500 Marinir AS di Pulau Dekat Australia, Ada apa?

Husnan Bey Fananie
Husnan Bey Fananie

BERITA TERKINI, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR Husnan Bey Fananie meminta pemerintah dan masyarakat untuk tetap waspada terkait penempatan 2.500 personil marinir Amerika Serikat di pulau Cocos Islands yang dekat dengan pulau Chrismast, Australia, di Samudra Hindia. Menurut dia, penempatan marinir AS itu tentunya bukan tanpa maksud dan tujuan.

"Karena pasukan itu tak ubahnya sebagai pasukan spy drone, yaitu pasukan mata-mata atau striking drone, yang ditempatkan sebagai pasukan penyerang nantinya," kata Husnan usai bertemu dengan Ketua Kongres Amerika Serikat untuk Bidang Luar Negeri Edward Royce di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/8). 

Dalam pertemuan dengan kongres AS dengan komisi I DPR tersebut, ia secara khusus menyoroti dan mempertanyakan soal keberadaan 2.500 marinir AS yang ditempatkan di Cocos Island. Dari berbagai informasi yang didapatkan, keberadaan Marinir AS di pulau tersebut memang sengaja untuk memata-matai negara-negara di kawasan Asia. Khususnya Indonesia.

"Saya tanyakan apa alasan kuatnya dan argumentasinya penempatan Marinir AS di pulau tersebut. Namun jawabannya sangat normatif dan diplomatis, bahwa pasukan marinir ditempatkan atas dasar kerja sama militer yang dijalani dengan Australia, dan membantu negara-negara di kawasan Asia, saat menghadapi bencana alam," kata Husnan.

Politisi PPP itu memang puas dengan jawaban tersebut namun tetap merasa ada yang mengganjal. Karena, lanjutnya, penempatan pasukan sebesar tersebut tidak mungkin sesederhana itu.
"Menurut saya, pasti memang AS memiliki agenda besar dalam penempatan pasukannya di Australia, baik dalam jangka pendek dan panjang," pungkas Husnan. 

Sumber: Republika Online

Bicara Soal Bisnis, Berikut Komentar Jokowi

Jokowi
Jokowi

BERITA TERKINI, JAKARTA---Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait dengan pemecatan 1.200 buruh di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP). Sebab, pemberian upah merupakan urusan perusahaan dengan karyawannya. Terlebih Pemprov DKI Jakarta memang berencana menggeser industri keluar ibu kota.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, pemberian upah bisa dibicarakan antara pengusaha dengan karyawan. Menurutnya dalam sebuah industri tidak melulu mendapatkan keuntungan sehingga harus diperhitungkan pula resiko kerugian. "Ya perusahaan itu kan berhitung untung dan rugi. Kalau hitung-hitungannya untung itu pasti, tapi kalau rugi ya mereka punya escape dari kalkulasi yang ada," kata Jokowi, di Balaikota, seperti dilansir situs beritajakarta.

Selain itu, pihaknya tidak ingin Jakarta menjadi pusat industri. Sehingga tidak menarik orang untuk datang ke Jakarta. Karena Jakarta saat ini dibangun menjadi kota jasa dan perdagangan. "Kalau itu kan urusan perusaahaan dengan pekerja, mereka bisa berbicara. Tapi apa kita mau di Jakarta ini penuh dengan industri? Kan tidak. Arah kita jelas, kalau industri memang baiknya di luar atau di pinggir Jakarta," ujarnya.

Ia pun tidak khawatir dengan adanya pemecatan tersebut akan menambah jumlah pengangguran di ibu kota. Sebab para pekerja akan mencari tempat industri itu sendiri. "Di mana pun yang namanya perusahaan, yang namanya usaha, yang namanya uang itu bergerak ke tempat yang menguntungkan," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Humas PT JIEP, Achmad Maulizal mengatakan, sebanyak empat perusahaan di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur, terancam ditutup. Empat perusahaan itu adalah PT Winer 3, PT Hansol 1, PT Hansai 5, dan PT Olimpic.

Penutupan terpaksa dilakukan perusahaan asal Korea Selatan itu, karena tidak mampu membayar upah para pekerjanya sesuai UMP DKI Jakarta sebesar Rp 2,2 juta. "Kenaikan UMP tahun ini dianggap terlalu tinggi. Jadi mereka tidak sanggup membayarkannya kepada buruh," ujarnya.

Sumber: Republika Online

Kalimantan Tengah, PNS Jadi Pekerjaan Primadona

Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Pegawai Negeri Sipil (PNS)

BERITA TERKINI, PALANGKA RAYA---Pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil merupakan bidang pekerjaan primadona dan paling diminati di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Palangka Raya, Puji Naryanti di Palangka Raya, mengatakan masih banyak peminat warga masyarakat Kalteng yang ingin berlomba-lomba menjadi CPNS, sehingga sudah menjadi primadona di mata pencari kerja setempat. "Sebenarnya peluang berwiraswasta cukup bagus di dalam dunia usaha apa saja, asalkan rajin dan giat dan tidak putus asa, pasti berhasil," ujarnya.

Peluang berwiraswasta di Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya, sebenarnya sangat menjanjikan, namun pola pikir warga masyarakat setempat ingin mencari pekerjaan yang layak tanpa ada kerja keras dan mendapatkan hasil yang besar. Itu yang menjadi permasalahan sekarang, jelas Puji.

Ada beberapa variabel yang menjadi penyebab mengapa CPNS masih menjadi sektor yang sangat menjanjikan, diantaranya, karena memberikan kepastian akan kesejahteraan dan jaminan hari tua. Oleh karena itu, masuk akal kalau musim penerimaan CPNS yang paling dinanti-nantikan oleh para pencari kerja.

Pihaknya berharap pandangan terhadap dan memposisikan CPNS sebagai sektor primadona harus segera ditinggalkan. Pemerintah, bisa lebih giat lagi mendesain program di sektor ekonomi kecil dan menengah, sehingga akan terjadi penyerapan tenaga kerja di tengah masyarakat. Puji menambahkan, peminat menjadi CPNS meningkat tajam setelah adanya penerimaan calon pegawai 2013 ini khususnya di Provinsi Kalteng yang di juluki Bumi Tambun Bungai itu.

Sumber: Republika Online

Sunday, August 18, 2013

Kekesalan Jokowi Saat Upacara HUT Kemerdekaan RI

Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo alias Jokowi
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo alias Jokowi

BERITA TERKINI, JAKARTA---Banyak pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak mengikuti upacara HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat dengan tertib. Bahkan ada sejumlah pegawai yang terlihat berkeliaran di sekitar kawasan Monas. 

Hal ini tentu saja membuat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang bertindak sebagai Inspektur Upacara kecewa. Bahkan orang nomor satu di Jakarta itu sempat menyindir pegawai yang tidak tertib dalam mengikuti upacara tersebut. "Mari kepada peserta upacara untuk mengikuti upacara dengan khidmat dan tertib serta mohon maaf lahir dan batin," kata Jokowi,seperti dilansir situs beritajakarta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta I Made Karmayoga sempat menghubungi seorang pegawai melalui sambungan telepon untuk memberitahu agar peserta upacara tertib. "Sepertinya pak Gubernur tahu. Beliau kelihatannya kecewa, terus di belakang ada yang ribut-ribut sendiri. Ya sudah ini untuk evaluasi ke depannya bersama," ungkap Made.

Sumber: Republika Online

Kondisi Darurat, Bung Karno "Hadir" Lunakkan Tentara Mesir

Seorang tentara Mesir berjaga dengan kendaraan lapis baja dekat lapangan Nahda, tempat para pendukung Presiden Muhammad Mursi berkemah di sekitar Universitas Kairo, Giza
Seorang tentara Mesir berjaga dengan kendaraan lapis baja dekat lapangan Nahda, tempat para pendukung Presiden Muhammad Mursi berkemah di sekitar Universitas Kairo, Giza

BERITA TERKINI, Oleh Munawar Saman Makyanie/Wartawan Antara

Pemberlakuan undang-undang negara dalam keadaan darurat dan penetapan jam malam atau larangan keluar rumah di waktu malam dari pukul 19.00-6.00 selama sebulan sejak Rabu (14/8), memungkinkan tentara memiliki wewenang menangkap siapa saja yang dicurigai "melanggar hukum".

Tapi sebagian kalangan tentara yang hanya dicekoki ilmu perang di medan pertempuran, ternyata buta tentang mana orang yang melanggar hukum dan mana yang tidak.

Kecerobohan tentara Mesir itu terlihat ketika menahan ANTARA selama sekitar tiga jam saat meliput pegelaran tank tempur di Jalan Salah Salim, jalan utama yang menghubungkan Bandara Internasional dan pusat kota Kairo, pada Jumat (16/8) silam.

ANTARA ketika itu hendak shalat Jumat di Masjid Al Azhar di Distrik Hussein dan sedianya berencana akan meliput aksi unjuk rasa pendukung presiden terguling Mohamed Moursi di Bundaran Ramses, pusat kota Kairo.

Ketika melintas di Jalan Salah Salim, ada peristiwa menarik untuk diliput, dan ANTARA pun mengambil gambar barisan tank tempur tersebut setelah minta izin kepada seorang tentara di sekitanya, dan dipersilahkan.

Baru beberapa kali menjepret, seorang tentara yang agak senior berteriak dari jauh, "mamnu' tashwir" (dilarang motret) sambil berlari ke arah ANTARA.
Dia sempat membentak tentara yang mengizinkan ANTARA untuk memotret, dan tanpa bertanya, dia langsung dengan paksa menarik tangan ANTARA dan dimasukkan ke mobil patroli.

Padahal ANTARA sudah berteriak-teriak, "Saya wartawan, saya wartawan", tapi tentara berseragam loreng padang pasir itu tidak peduli teriakan tersebut, dan tetap saja menarik tangan ANTARA dengan kasarnya.

Di dalam mobil patroli militer, sudah ada empat warga asing berkulit putih, sepasang laki-wanita berkulit hitam, dan seorang pria berwajah Arab, terkena razia tentara.
ANTARA sempat bertanya kepada para warga asing itu, apakah mereka juga wartawan, namun seorang wanita bule yang duduk di samping ANTARA menjawab bahwa dia dan tiga temannya adalah turis, ditahan atas tuduhan melanggar jam malam.

Ketika ANTARA bertanya lebih lanjut, mereka dari negara mana saja, seorang tentara pengawal tiba-tiba membentak, "uskut!" (diam), dan semua mata para warga asing itu memandang ke ANTARA.

Dengan spontan ANTARA berteriak balik ke arah sang pengawal, "Saya wartawan Indonesia. Ini kartu pers saya," sambil memperlihatkan dua kartu pers yang bergantung di leher.

Dua kartu pers tersebut, masing-masing adalah dari Press Center Kementerian Penerangan Mesir, dan satunya lagi kartu pers dari Istana Presiden Mesir.

Menanggapi teriakan ANTARA, si tentara pengawal yang duduk di kursi mobil paling belakang dengan berpegang senjata siap tembak itu tidak mau tau, dan tanpa bicara dia hanya memelototkan matanya ke arah ANTARA.

Sesaat kemudian, ANTARA mengambil telepon genggam dari saku rompi untuk menghubungi Bapak Atase Pertahanan (Athan) KBRI Kairo.

Celakanya, di daftar telepon genggam, ada dua nama Athan, Kolonel R. Teguh Isgunanto, dan Kolonel Ipung Purwadi.

Untuk konfirmasi yang mana Athan aktif, ANTARA segera menelepon Staf Athan, Mukhlis Kaspul Anwar, dijawabnya bahwa Pak Ipung adalah Athan baru, pengganti Athan Teguh yang sudah kembali ke Indonesia.

"Saya wartawan ANTARA, Munawar Makyanie, ditahan tentara di Jalan Salah Salim," kata ANTARA kepada Pak Athan Ipung.

Dari seberang, terdengar sayup-sayup sampai suara Pak Ipung bertanya-tanya, "Ini siapa, ini siapa?". Sebelum ANTARA menjawab pertanyaan Pak Ipung, HP sudah dirampas, begitu pula kamera.

"Waduh, celaka duabelas ini, fisik dan nyawa saya bisa hilang tanpa jejak," begitu terlintas di fikiran ANTARA.

Suasana semakin menyeramkan karena menjelang mobil patroli tentara yang mengangkut kami warga asing itu hendak bergerak ke arah entah kemana, mata dan wajah kami ditutup dengan kain hitam.

Sekitar satu jam perjalanan, kami diturunkan di suatu tempat, dan secara terpisah di ruang berbeda, kami diinterogasi oleh petugas.
KBRI Bergerak cepat

Ketika petugas secara paksa merampas HP saat menghubungi Athan Ipung, ANTARA sempat mencoba melawan dan berteriak-teriak panik ke arah petugas, "Ini saya sedang berbicara dengan Duta Besar Republik Indonesia".

Namun, lagi-lagi tentara pongah itu tak mau tau, "Mafisy kalam, uskut!" (Tidak boleh ngomong, diam), bentaknya dengan mata melotot lebih seram, dan kumis tebalnya terlihat bergelombang bagai dihantam tsunami.

Fikiran ini kacau balau dan panik karena saat berbicara telepon dengan Pak Athan Ipung tadi, kayaknya nomor HP ANTARA belum tercatat di HP Pak Athan, sehingga beliau bingung juga, siapa itu Munawar Makyanie.

Untungnya, Pak Ipung bergerak cepat untuk melacak nomor telpon tersebut melalui berbagai pihak.

Belakangan, Staf Athan, Iman Hilmanuddin, kepada ANTARA menceritakan bahwa setelah Pak Ipung mendapat telpon dari ANTARA, beliau mula-mula melacaknya melalui dirinya (Iman Hilamanuddin).

Iman Hilmanuddin juga sempat bingung tentang siapa milik HP tersebut, dan selanjutnya berusaha melacak lagi melalui Staf Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Kairo, Amir Syarifuddin, dan diketahui bahwa itu adalah nomor HP wartawan ANTARA di Kairo.

Setelah mengetahui bahwa itu nomor HP ANTARA, Iman pun sengaja mengirim pesan singkat berbahasa Arab ke HP ANTARA atas nama Atase Partahanan, dengan harapan petugas dapat membaca dan memakluminya.

Pesan singkat berbahasa Arab itu isinya, "Apakah ini Munawar Makyanie, apa kabarnya? Saya adalah Atase Pertahanan KBRI Kairo."

Bung Karno "hadir"
Sebelum diinterogasi, seorang petugas beruban -- tampaknya pejabat senior -- meminta identitas diri, dan ANTARA pun menyerahkan semua dokumen identitas berupa paspor, kartu pers, STNK, SIM Mesir, dan kartu Cairo Sporting Club.

Saat membuka paspor ANTARA, petugas tersebut spontan berucap, "Oh dari Indonesia ya, Soekarno, 'anaa uhibbu Soekarno' (saya cinta Soekarno)," sambil senyum takzim dan menunjukkan kedua jempol tangannya, dan dia pun keluar dari ruangan interogasi.

Seorang pria berpakaian sipil berwajah angker mulai menginterogasi ANTARA dengan beragam pertanyaan memojokkan.

Di ruangan itu cukup sempit, hanya ada dua kursi berhadapan ditengahi sebuah meja kecil, dan sebuah lemari kusam di dekat jendela terbuka berpagar besi.

Di atas lemari dipenuhi sebundel kertas berdebu. Sesekali tampak dua ekor tikus menari-nari berkejaran di sela-sela tumpukan kertas di atas lemari.

Di ruang sebelah, kerap terdengar suara bentakan keras oleh petugas berbahasa Arab.

Di tengah interogasi, tiba-tiba datang seorang petugas berbeda lagi, berpakaian rapi dengan senyum ramah, meminta ANTARA untuk ke ruang tamu.

"Mohon maaf, ini hanya salah pengertian saja. Bapak Munawar Saman Makyanie boleh kembali ke rumah", kata pria berdasi itu sambil menyerahkan kembali telpon genggam, dan semua dokumen identitas, serta kamera, tapi memory card kamera sudah dicopot.

ANTARA pun diantar kembali ke tempat semula ditahan, yaitu Jalan Salah Salim, dalam posisi mata dan wajah kembali ditutup dengan kain hitam.

Selama perjalanan pulang dalam mobil patroli tersebut, ada dua hal terlintas di fikiran ini, yaitu anak-istri dan Toyota Corolla -- mobil sedan pribadi kesayangan yang saya parkir di sisi Jalan Salah Salim, dengan kuci stang buatan Indonesia.

Maklum saja, banyak kerangka mobil rusak terbakar berserakan di pinggir jalan di mana-mana akibat bentrokan.

Sesampai di Jalan Salah Salim, petugas membuka penutup kain hitam dari wajah dan turun dari mobil patroli dengan lega bercampur kacau fikiran.

Alhamduillah mobil pribadi warna metalik itu masih utuh, menanti dengan anggunnya.

Begitu masuk dalam mobil pribadi, istri tercinta menelpon dari Indonesia, "Papa, hati mama tidak tenang di rumah sakit, selalu ingat papa di depan pasien," kata istri, Widiawati Kurnia, yang sedang bertugas sebagai dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit Sari Asih Sangeang, Tangerang.

Mendengar suara istri di telpon bergitu, jantung ini terasa bergetar kencang, air mata mengucur di pipi, suara tidak bisa keluar dari mulut, dan langsung saya matikan telepon.

Sesaat kemudian setelah panasin mobil sebentar, saya kirim pesan singkat bbm kepada istri, tanpa kata-kata, hanya berupa gambar setir mobil, pertanda sedang berkendara di jalan.

Antara pun sampai di rumah dengan selamat berkat "kehadiran" Bung Karno.

Proklamator Kemerdekaan RI itu memang cukup disegani rakyat Mesir hingga sekarang yang dikenal sebagai sejawat paling akrab Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, pahlawan legendaris Arab.

Sumber: Republika Online

Thursday, August 15, 2013

Hadapi Demonstran, Militer Mesir Tembakkan Peluru Tajam

Militer Mesir
Militer Mesir

BERITA TERKINI, KAIRO -- Pemerintah Mesir yang didukung militer mengizinkan pasukan keamanan menggunakan peluru tajam untuk menghadapi demonstrasi pendukung presiden terguling Mesir, Muhammad Mursi, selanjutnya.

Hal ini membuat kekhawatiran pembantaian kembali terjadi di Mesir setelah Ikhwanul Muslimin menyerukan demonstrasi lanjutan Jumat (16/8) ini. Pada pembubaran dua kamp demonstrasi pendukung Mursi, pasukan keamanan dilaporkan menembaki demonstran dengan peluru tajam. Namun, sehari setelah tentara Mesir dan polisi 'membunuh' ratusan orang, pemerintah justru berjanji menggunakan semua kekuatan untuk menghadapi segala organisasi massa.

Pada Kamis pagi, pendukung Mursi membakar dua gedung pemerintahan lokal di Giza, kota di sepanjang sungai Nil dari Kairo yang merupakan tempat bagi banyak Piramida. Dalam laporan Washingtonpost, Jumat (16/8), pendukung Mursi dan militer menyerukan kembali ke jalan, sehingga hanya ada sedikit harapan untuk segera mengakhiri krisis Mesir.
Krisis Mesir mulai terjadi sejak 30 Juni ketika jutaan orang turun ke jalan untuk menggulingkan presiden yang terpilih secara demokratis untuk pertama kalinya. Ikhwanul Muslimin yang mendukung Mursi, menyerukan demonstrasi lanjutan setelah negara dinyatakan dalam keadaan darurat oleh pemerintahan sementara.

Sementara, Kementrian Kesehatan Mesir menyatakan 578 korban tewas dan lebih dari 4.200 orang terluka dalam bentrokan Rabu kemarin. Kekerasan terjadi ketika pasukan keamanan menggunakan bulldozer, gas airmata, dan senjata tembak untuk membersihkan dua kamp demonstrasi pro-Mursi. Rabu lalu disebut-sebut sebagai hari paling mematikan di Mesir sejak revolusi 2011 yang menumbangkan Husni Mubarak. 

Sumber: Republika Online